Minggu, 17 Mei 2015

Mendidik Anak Disiplin dan Mental Cerdas - Majalah Ummi Online

Mendidik Anak Disiplin dan Mental Cerdas - Majalah Ummi Online



Ini dia tulisan artikel ke 2 saya yang dimuat di Ummi online. Tulisan ini buat pembelajaran saya juga dalam mendidik anak-anak untuk memiliki cerdas mental dan disiplin.



 Semoga bermanfaat.

Sahabat ummi… anak adalah amanah, anugerah terindah dalam rumah tangga. Diajarkan dalam Islam bahwa sudah semestinya mendidik anak sebaik mungkin dan sedini mungkin.
Mendidik anak sudah diajarkan sejak kita memilih pasangan agar pembawa kebaikan, serta lebih baik dalam kualitas hidup keturunan selanjutnya. Rasulullah saw bersabda, “Pilihlah ladang yang baik untuk menanam bibit (sperma) kalian.” 

Anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, bersih dan suci. Didikan orangtua/wali lah yang nantinya turut serta andil dalam tumbuh kembangnya. Maka  orangtua lah yang sangat berpengaruh dalam membentuk karakter anaknya.
Berikut adalah tips mendidik anak agar disiplin ketika memasuki usia anak, yaitu kurun waktu 7-14 tahun:

1.Ajarkan anak mandiri
Mandiri disini maksudnya adalah melibatkan anak didalam aktivitas yang berhubungan dengan dirinya. Seperti ketika si anak menyiapkan makanan, anak bisa dilibatkan dengan memilih menu makanan, atau penyajiannya. Bisa juga libatkan dalam membersihkan bekas makanan.
2.Ajarkan anak rasa tanggung jawab
Libatkan anak dalam aktivitas memrapikan kembali mainannya setelah selesai bermain. Mintalah kepada anak untuk turut serta membereskannya, dengan begitu anak akan bertanggung jawab dengan barang-barang miliknya.
3.Ajarkan anak membersihkan rumah
Bukan hanya ibu atau ayah yang harus membereskan setiap sudut rumah, ataupun pekerjaaan asisten rumah tangga. Libatkan anak untuk turut serta membersihkannya. Seperti ketika bangun tidur, biasakanlah anak turut serta merapihkan tempat tidurnya atau bisa juga libatkan anak membersihkan taman bersama ummi atau ayah.
4.Memberikan kasih sayang
Ketika anak memiliki adik atau keponakan,  ajarkan mereka untuk saling berkasih sayang. Misalnya, ketika si adik perlu ditemani ke kamar mandi untuk mencuci tangan. Libatkan kakak untuk membantu adik. Atau ketika  si adik sedang bermain, libatkan kakak untuk bermain bersama sambil menjaga si kecil.
5.Tanamkan Etika sedini mungkin
Di usia ini anak sedang belajar mengetahui dan membedakan yang benar dan salah, bahkan ada saatnya mereka akan melalukan trial and error. Dukunglah mereka dengan penuh kasih sayang, libatkan logika ummi untuk mendidik anak dengan pendekatan sahabat. Seperti kejadian ketika si anak tertuduh merusak buku temannya, dukung anak dengan “katakan kebenaran kepada temannya”, bahwa bukan pelakunya dengan menuntun anak untuk mencari tahu siapa yang bersalah. Atau ketika anak ummi membantu melerai temannya yang dijahili oranglain, ummi bisa berikan pujian atau ucapan sayang.

Sahabat Ummi juga dapat melakukan hipnotis daya pikir anak dengan pendekatan dari hati kehati.  Ajaran ini sudah sering kali disampaikan motivator  terkemuka dengan  jejak kepiawaian para motivator senior mengatakan: “Pupuk keberanian sebelum tidur”. Meskipun terdengar aneh tetapi motivator dan trainer performance Jim Fanin mengatakan, kiat ini sangat manjur bagi anak usia 7 tahun ke atas.

Kondisi ini  bisa lakukan ketika anak  hampir tertidur. Bisikanlah dengan suara lembut dan rendah, kemudian katakanlah: “ummi percaya padamu sayang!”  Keesokan pagi  sapalah dengan pesan ceria seperti “selamat pagi juara”. Ulangi kiat ini tiga hingga empat kali dalam satu minggu. Karena studi membuktikan bahwa pikiran paling mampu menyerap sugesti positif sesaat sebelum tidur, bahkan bisa juga lebih baik ditambahkan dengan berdzikir ditelinga mereka, lalu anak pun akan merasa damai dan terlelap.

Referensi: dari berbagai sumber
Foto ilustrasi: google

Profil penulis:
Levin adalah seorang ibu beranak tiga, selain ibu rumah tangga juga guru bahasa Inggris di SDIT kawasan Pondok Gede. terpilih masuk dalam lima besar lomba menulis artikel guru dan orangtua Blogger April 2015 yang diselengarakan oleh motivatorkreatif.wordpress.com (sejuta guru blogger). Telah tercatat dalam belasan tulisan antalogi dan artikel serta puisi. Dapat disapa lewat fb: levin lme, blogger: levinayanti.blogspot.com.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, tambah berkesan bila bersedia tinggalkan pesan, kritik dan saran buat tulisan saya...