Senin, 22 Juni 2015

Kebersamaan Guru

Kamis lalu sewaktu ikut silaturahmi bersama teman-teman guru Iqro, hati saya begitu terenyuh. Kembali saya tersentuh dengan kebersamaan teman-teman guru disini. Mereka sudah patut dibilang senior dari lamanya kerja kisaran 5 tahun hingga belasan tahun dan jiwa pengandinya luar biasa.

Tujuan kunjungan silaturahmi kerumah ms. Dwi-guru Bahasa Inggris yang saya gantikan/badal sementara karena penyakitnya, stroke sebagian tubuhnya. Dari awal ketempatan saya untuk menggantikan posisinya ras galau dan kepikiran dirinya terus berlanjut hingga kini. Saya ngak ingin kepikiran akan menggantikannya berkelanjutan karena sakitnya. Dikenal ms. Dwi adalah sosok guru yang sedang rapuh, tiap kali tersentuh hatinya dia akan mengeluarkan airmata karena kondisinya. Mengenal hanyanlewat wa grup, buat saya penasaran ingin ikut silaturahmi jelang libur panjang dan mengantar bingkisan.

Detik-detik sampai didekat rumahnya terenyuh saya, ketika diberitahu dengan temn guru: "ms. Dwi kontrakannya yang tengah, ujung bu Nani, tengah bu Umi". Subhanallah benar saja dari kejauhan saya luhat bu Nani (guru kelas 1) berjalan kaki sampai lebih dahalu bersama putranya. Langsung kusapa lebih dahalu dengan mengetuk pintu kontrakannya. Senyum ramahnya mena2arkan saya mampir sebentar kedalam rumahnya. Cukup kulihat kebahagiannya.

Motor saya sampainlebih dahulu, otomatis aku lebih dahulu diperkenalkan bu Yuli dan menyapanya. MasyaAllah, saya nga pernah menyangka sebelumnya... tempat tinggal mereka masing berupa kontrakan berjejer hanya satu pintu panjang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, tambah berkesan bila bersedia tinggalkan pesan, kritik dan saran buat tulisan saya...