Langsung ke konten utama

Belajar kilat berkelanjutan menjadi Guru mapel

Semangat belajar terus selagi nyawa masih ditanggung badan. Tiap hari adalah pembelajaran. Sudah tiga minggu berjalan menjalani tugas guru Bahasa Inggris. Heeeem... minggu awal sempat ada tekanan dari diri sendiri, kepikiran belum pengalaman didik anak SD kelas 1, 3 dan 5. Yup! Yakin ajah bahwa Allah yang berkehendak berada disini. 

Doa yang beri kekuatan saya, hingga bisa duduk dikursi guru, berdiri dihadapan puluhan penguji cilik. Mereka aktif semua. Heem...sungguh negangin! bersyukur guru kelas 1 selalu mendampingi, jangan sampai saya memalukan diri sendiri, tunjukin kemampuan! guru-guru Iqro rata-rata senior diatas 5 tahun mengajar, pengalaman dan semangat kerjanya patut dijadikan contoh suri teladan, berbagi waktu menjalani tanggung jawab seorang istri dan ibu. Saya kagum ketika kekompakan mereka, saling mendukung dan mengayomi. ketika ibu diruang guru anak-anak yang ikut bersekolah disana kebanyakan paham mamanya sedang bekerja, dan tidak manja berlebihan. inilah yang namanya kebiasaan dan pengaruh lingkungan.

Saya mengajar 9 belas, masing-masing untuk kelas 1, 3 dan 5 terbagi 3 kelas.
 
Mengajar kelas kelas I

Mengajar kelas 1 ngak beda jauh seperti ketika saya menjadi support teacher di KG (TK), jiwa dan gaya belajar mereka masih terpengaruh suasana TK (masa kanak-kanak). Guru bicara, murid juga banyak bicara. Murid bosen! berarti ada yang salah dengan cara pengajaran. Pernah suatu ketika murid bilang: "bu, bosen kok itu lagi!" buat mereka pembelajaran meski berwarna dan berkesan. bukan cuma baku atau klasik begitu-begitu saja. 

Bersyukur, ilmu dan bahan pembelajaran ketika di TK dan pemberian sobat Ms. Wulan berupa hasil rekaman lagu-lagu pelengkap saya diberikannya, jadi saya bisa praktekan dikelas 1. senengnya, mereka suka.  Kalo saya kasih pembelajaran tanpa jeda, mereka bicara. "Yaah...belajar mulu!"dan akan di ikuti teman-teman lainnya.

Ada juga yang ngak peduli ketika saya mengajar. Mereka malah asik main sendiri, kejar-kejaran, jalan-jalan, kadang sampai pukulan. ketika saya awasi dari jauh, ternyata tujuan mereka yang utama mau unjuk diri, minta disapa, minta perhatian lebih. Nah! Ini dia  faktor utama yang mempengaruhi sistem pembelajaran mereka, dari lingkungan rumah mereka masing-masing. Terlihat bila anak yang kurang dan lebih perhatian dari rumah dan orangtua. Ada juga yang ngak mau mengalah juga ngambekan. Mereka sedang melewati masa transisi, peralihan dari sekolah TK menuju SD, maka saya pun membuat suasana pembelajaran lebih berkesan 'hommy'.

hem, menyiapkan pembelajaran, Emily selipin bunga buatannya dari sekolah
Saya tampilkan  metode pengajaran yang berbeda. Karena rata-rata fokus mereka terkontrol hanya kisaran 15 sampai dengan 30 menit. Jadi diawal mereka saya ajak mengobrol,  seputar tema. Berikutnya kemudian diselingi lagu atau permainan.

Dengan memahami karakteristik usaha anak kelas satu, mereka jadi lebih fokus ketika ditanya dan diajak berdiskusi. Berjalan waktu kami bisa saling beradaptasi, dan fokus utama mereka dapat menerima dan menyerap pelajaran.


  

Kelas 3 

persiapan belajar mengajar di Sekolah
Pertama saya juluki untuk ketiga kelas ini lebih ke kelas 'Pasar', rame pisan. Bikin pening! mereka juga ngak mau kalah kalau dikasih tahu, rata-rata terlebih mereka maunya lebih didengar! Mungkin terlebih karena mereka usia peralihan. saya ngak mau terpengaruh oleh kemauan mereka sendiri. saya perhatikan dan saya ikuti dahilu pola berpikir mereka.  ada kelas tertentu sulit sekali dikasih tahu untuk lebih giat mengerjakan soal tetapi tetap saja, berkali-kali meski diperingkatkan. 

Saya jadi inget masa Lanika kelas 3, gurunya sering kali mengeluh hingga sampai menangis dikelas untuk berapa kalinya menghadapi murid yang sulit diajarkan dan ajak berdiskusi, hingga suatu saat saya pernah dibbm untuk diperingkatkan bahwa Lanika kenakalannya saling mempengaruhi teman-temannya. Saya pun turut mendidik secara lebih tekun dimasa perkembangan Lanika dikelas 3. 

Sama halnya yang dialami anak kelas 3 saat ini. Mereka pun membawa mainannya diwaktu saya mengajar, mereka pun ada sebagian yang bercanda dan tidak mendengarkan. Ada juga yang ngak mau mengumpulkan soal dan jawaban. Pada akhirnya saya berusaha pahami dengan pendekatan hati- kehati agar mereka lebih memahami dan mengerti pembelajaran. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama BNI Mengwujudkan Mimpi Kami

Pertama Kali Mengenal BNI Masih tergiang diingatan saya 13 (tiga belas) tahun yang lalu kisaran tahun 2003, pertama kali mengenal BNI . Ketika itu awal saya menitik karir di Jakarta dan semangat luar biasa dalam bekerja menjadi pegawai kantoran. Ketika itu saya bekerja sebagai Sekretaris merangkap GA ( General Affair ) di PT. Batasa Capital.  Logo kedua BNI kapal layar (1988-2004)   Logo BNI di tahun 2004 hingga kini Kala itu saya dipercaya perusahaan untuk membantu mengurus pembukaan rekening perusahaan terdekat yang berlokasi disatu gedung kantor yang berlokasi di Chase Plaza Jl. Sudirman, Jakarta. Saat itu ada dua bank berdekatan, tentunya kami memilih BNI dengan komitmen tinggi membantu mobalisasi perusahaan. Wuah, pengalaman banget bagi saya dan masih terbayang momennya. Disambut senyuman dan keramahan seluruh pegawai BNI 46 . Hanya beberapa saat menunggu kami sudah langsung dilayani dan langsung memiliki dua account perusahaan dengan identitas ...

Manfaat Daun Sirih

Daun sirih jenis pohon menjalar yang sangat mudah perawatan dan ditanamnya.  Tidak asing lagi bagi siapapun apalagi yang menikmati manfaatnya. Ada baiknya setiap rumah memiliki tanaman berkhasiat ini. Sudah tidak asing lagi bagi penjaja jamu menyediakan air daun sirih untuk tambahan ramuan jamu godok yang berkhasiat sebagai antiseptik bagi tubuh ketika di minum,  termasuk untuk Ms. V (aurat perempuan remaja dan dewasa)  agar hygienies dan kesat terawat. Selain itu air rebusan daun sirih sangat bermanfaat lho untuk kesehatan mata. Jika ditelusuri lebih detail lagi para pakar kesehatan maupun dokter berbaik hati berbagi tip kesehatan mengkonsumsi pemakaian daun sirih. Kali ini sesuai dengan pengalaman pribadi saya biasa menggunakan daun sirih untuk pengobatan mata, keputihan, luka dan perawatan tubuh.  Dok.Pri: Tanaman sirih merambat di rumah Berikut saya sampaikan khasiatnya, termasuk yang saya rangkum dari konsumsi serta pemakaian juga informasi online dari...

Pendaftaran Ponpes Husnul Khotimah

Baru sempat dan mendapatkan mood berbagi kisah pendaftaran pesantren anak di tanggal 18 Desember, sayang dilewatkan momen ini buat saya pun dapat mengenangnya secara pribadi,. Semoga bermanfaat juga buat teman-teman pembaca. Mendapatkan informasi referensi dari teman guru IQRO untuk lanjutan SDIT anak di Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HAKA), awalnya ragu untuk maju mendaftar karena waktu yang sangat mepet hanya tersisa satu minggu lalu akan di tutup pendaftaran. Dengan di yakini oleh teman kedua teman guru Ibu Reni dan Ibu Iffah untuk perbaikan kualitas pendidikan anak dan menyerahkan kepada ahlinya, menjadikan saya berani meyakinkan suami untuk mendaftarkan anak pertama kami mendaftar dan ikut Tes PSB di HAKA. Dok.Pri: Lanika sedang berbaris persiapan upacara Putri kami tidak ingin pesantren sebelumnya, bila dengar kata pesantren yang ada dibenaknya adalah diasingkan dari keluarga, dikarenakan kesalahan cara penyampaian kami ketika emosi kepadanya jika dia nggak mau d...