Senin, 21 September 2015

Remang Malam

Remang Malam

Aku hanya sanggup melihat bayang
Di balik tirai senyap dalam hujan badai
Remang-remang lampu dan gemerlap kunang-kunang
Cukup menyenangkan, meski sesaat...
Aah, hidup ini terasa lembab
Sekujur tubuh terasa dingin menggigil dalam kepenatan
Hadir bersama melodi selayang pandang
Ditemani...
Gemericik air diantara dedaunan terasa hampa

Kembali terdiam, ketika wajah tersungkur dalam deraian
Bayang-bayang
Satu persatu pilu hadir dalam mimpi
Mimpi menjengahkan menjadi bunga layu
Sering kali hadir menemani dalam pusara kesedihan
Berulang-ulang, berteriak, mendekap terasa menyesakan

Tapi, terjadi..
Mimpi itu hadir nyata, hingga jaman pun berubah fase
Hanya tinggal penyesalan dan kekecewaan

Tapi, hadirMu menyejukan...
Meyakini bahwa Kau yang buat hidup ini layak dan indah

Levin lme
Jati Makmur, 21 September 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, tambah berkesan bila bersedia tinggalkan pesan, kritik dan saran buat tulisan saya...