Langsung ke konten utama

11 tahun Bersama




Coklat Pilihan Lani (dok. pribadi)




Tepat dihari Minggu malam, sepulang kami berbelanja, suami kepikiran untuk membeli bingkisan untuk klien kolega kantor. Sepanjang jalan Senopati Kebayoran Baru, papa pusing cari toko kue Harvest, "Dimana ya? padahal kemaren disini" hihihi papa lupa. Sebagai penumpang yang baik saya, dua kakak yang selalu senang ikut bareng-bareng menghabiskan akhir pekan sama krucil ikut senyum-senyum..... "ngak apa pah, jalan ajah"...hihihi.... sudah puteran kedua di Jalan Senopati, lanjut Santa belum ketemu..... "akhirnya, walah ini dia!". Ternyata tadi kami sudah lewatin dua kali. 

Rencana awal hanya beli buat bingkisan klien. Kenyataannya....wuush..... tiba-tiba Lani semangat banget buka pintu mobil tepat saya duduk, "mah.. ini dari papah hadiah buat mama". "apa ini?".... "coklat", sahutnya. "Papa beliin buat mama", hihihi saya senyum menggoda. "Kok, Lani yang bawa bukan papa?" sambung papa: "Itu pilihan Lani, tadi saya pilih yang lain, kata Lani mending itu!" seru papap.... aaaah ngak seru kok Lani ikutan kaya mak comblang..... padahal saya tuuh pengen banget, suami yang kasih langsung, sambil bilang 'I Love You' kek.... or aku sayang kamu.... apa kek....sebel!

"Bagus ya, mah" dengan polosnya Lani berucap..haha.. dipikir-pikir seru juga Lani yang antusias nunjukin sayangnya sama saya, selalu apapun yang mau diberi kesaya Lani lah yang selalu antusias menyerahkannya.  Saya baru ingat ketika sampai dirumah, ternyata 3 hari lagi hari jadi pernikahan kami yang ke 11 dalam kebersamaan. Sekejab, semua menjadi mengingat kilas balik dimomen-momen pembuktiaan cinta Teguh sama saya, begitu besarnya hingga saya masih tetap dalam kebersamaan dengannya tanpa kurang satupun malah justru semakin besar dia tunjukan rasa cintanya kepada saya. Cintanya selalu ditunjukan dengan perbuatan, saya yakin orang lain belum tentu memiliki kesanggupan yang sama dengannya, menghadapi semua persoalan hidup kami. Banyak masa suram yang telah kami lewati, bahkan karena kesabarannya saya dapat melewati. 11 angka kembar yang telah kami lewati bersama menunjukan bahwa dia adalah bayangan saya, suami saya ada adalah memang jodoh yang Allah berikan buat saya. 

Proses cinta itu yang patut saya meski garis bawahi, kami bukanlah memulai pernikahan dengan dimulai dengan perasaan cinta yang menggebu. Kami sama-sama belajar mencintai dan berjuang untuk bekal hidup. Prosesnya itu yang patut kami cintai, sampai pada akhirnya disaat ini kami masih berproses dan membenahi. Puji Syukur cinta Allah begitu besar diantara kami, karenaNya lah rejeki kami berlimpah. Dari Rejeki akal, kesehatan hingga materi kami lebih baik dan berlanjut rejeki anak.

Segalanya Teguh selalu mendahulukan buat proses saya, dari berkuliah S1 disaat kami pertama kali memiliki anak satu yang masih sangat kecil, dia mengalah untuk menunggu saya lulus terlebih dahulu, barulah Teguh setahun lalu menyelesaikan S1. Saya bisa umroh karenanya, karena ridhonya buat saya berangkat dahulu, hingga saya dapat kembali berkuliah jenjang S2 saat ini. karena dia begitu ridho meluruskan jalan dan keinginan saya yang saya jalani.

Apapun pada akhirnya saat ini semakin saya sadari, kesalahan berpikir, berucap dan bersikap dimasa lalu akan menjadi bekal kami untuk selalu belajar membenahi diri. Dan terpenting kami selalu menyimpan dalam hati bahwa Ridho Allah telah memberikan kami hidup begitu indah. Semoga kami akan selalu tetap bersama, hingga maut yang memisahkan. Amin.

Terima kasih suamiku, kembaranku, kebersamaan ini adalah bekal kita untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita agar menjadi manusia yang lebih berguna dalam agama serta bersosial. Serta mengwujudkan masa depannya lebih baik dari kebersamaan kita dalam prosesnya. Love you, always.... Me.

Selamat hari jadi kita 15 Februari 2015




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama BNI Mengwujudkan Mimpi Kami

Pertama Kali Mengenal BNI Masih tergiang diingatan saya 13 (tiga belas) tahun yang lalu kisaran tahun 2003, pertama kali mengenal BNI . Ketika itu awal saya menitik karir di Jakarta dan semangat luar biasa dalam bekerja menjadi pegawai kantoran. Ketika itu saya bekerja sebagai Sekretaris merangkap GA ( General Affair ) di PT. Batasa Capital.  Logo kedua BNI kapal layar (1988-2004)   Logo BNI di tahun 2004 hingga kini Kala itu saya dipercaya perusahaan untuk membantu mengurus pembukaan rekening perusahaan terdekat yang berlokasi disatu gedung kantor yang berlokasi di Chase Plaza Jl. Sudirman, Jakarta. Saat itu ada dua bank berdekatan, tentunya kami memilih BNI dengan komitmen tinggi membantu mobalisasi perusahaan. Wuah, pengalaman banget bagi saya dan masih terbayang momennya. Disambut senyuman dan keramahan seluruh pegawai BNI 46 . Hanya beberapa saat menunggu kami sudah langsung dilayani dan langsung memiliki dua account perusahaan dengan identitas ...

Manfaat Daun Sirih

Daun sirih jenis pohon menjalar yang sangat mudah perawatan dan ditanamnya.  Tidak asing lagi bagi siapapun apalagi yang menikmati manfaatnya. Ada baiknya setiap rumah memiliki tanaman berkhasiat ini. Sudah tidak asing lagi bagi penjaja jamu menyediakan air daun sirih untuk tambahan ramuan jamu godok yang berkhasiat sebagai antiseptik bagi tubuh ketika di minum,  termasuk untuk Ms. V (aurat perempuan remaja dan dewasa)  agar hygienies dan kesat terawat. Selain itu air rebusan daun sirih sangat bermanfaat lho untuk kesehatan mata. Jika ditelusuri lebih detail lagi para pakar kesehatan maupun dokter berbaik hati berbagi tip kesehatan mengkonsumsi pemakaian daun sirih. Kali ini sesuai dengan pengalaman pribadi saya biasa menggunakan daun sirih untuk pengobatan mata, keputihan, luka dan perawatan tubuh.  Dok.Pri: Tanaman sirih merambat di rumah Berikut saya sampaikan khasiatnya, termasuk yang saya rangkum dari konsumsi serta pemakaian juga informasi online dari...

Pendaftaran Ponpes Husnul Khotimah

Baru sempat dan mendapatkan mood berbagi kisah pendaftaran pesantren anak di tanggal 18 Desember, sayang dilewatkan momen ini buat saya pun dapat mengenangnya secara pribadi,. Semoga bermanfaat juga buat teman-teman pembaca. Mendapatkan informasi referensi dari teman guru IQRO untuk lanjutan SDIT anak di Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HAKA), awalnya ragu untuk maju mendaftar karena waktu yang sangat mepet hanya tersisa satu minggu lalu akan di tutup pendaftaran. Dengan di yakini oleh teman kedua teman guru Ibu Reni dan Ibu Iffah untuk perbaikan kualitas pendidikan anak dan menyerahkan kepada ahlinya, menjadikan saya berani meyakinkan suami untuk mendaftarkan anak pertama kami mendaftar dan ikut Tes PSB di HAKA. Dok.Pri: Lanika sedang berbaris persiapan upacara Putri kami tidak ingin pesantren sebelumnya, bila dengar kata pesantren yang ada dibenaknya adalah diasingkan dari keluarga, dikarenakan kesalahan cara penyampaian kami ketika emosi kepadanya jika dia nggak mau d...