Langsung ke konten utama

Nasib Tomat Garut Disepanjang Jalan

Nasib tomat dijalan Cikajang Garut, disepanjang jalan terbuang percuma. Menyedihkan! Menurut Fikka S. Pemilik photo yang melihat langsung kondisi dilapangan ternyata perilaku ini sengaja dilakukan oleh para petani perkebunan dalam mengahadapi kegalauan harga jual tomat yang jauh dibawah harga proses perkebunan.

Untuk tomat ranum ini hanya di hargai Rp. 200perak/kg.  Sehingga hasil panen tomat sengaja dibuang oleh petani, atau dibagikan secara gratis. Para petani letih bercampur lelah dibawah terik matahari bercocok tanam, menanam benih sampai bertumbuh hingga berbuah menunggu panen, dan itu semua adalah proses waktu! Tapi pada kenyataannya keringat mereka hanya dihargai dengan nilai uang berjumlah perak bukan puluhan bahkan ratusan, buat perkilonya saja Rp. 200perak, tentunya petanilah yang menjadi korban!

Pada umumnya harga tomat dipasaran atau diwarung biasanya dijual dengan harga Rp. 1000/butir, menyedihkan. Masalah yang muncul dilapangan hasil panen petani di Indonesia dilimpahkan kepada mekanisme pasar, sehingga sedikit demi sedikit bukan hanya lahan yang alih fungsi, tetapi juga petani.

Sayangnya sayuran seperti ini nga bisa bertahan lama, dipetik mengkel beberapa hari kemudian merona. Beda dengan bawang dan lada atau rempah lainnya, banyak tengkulak minat. Terbesit sempat berpikir untuk mereka sendiri saling mendukung dan punya link dari jenis sayur mayur yg berbeda atau tanam sayur mayur dgn bbgai jenis sesuai jenis tanah disana, seperti yang dilakukan orangtua teman kami di Bandung-lembang mrk saling mendukung ssama petani krn mekanisme pasar spt itu, langsung jadi marketing jg, dia menaman berbgai sayur mayur dgn jenis tnh lembang... tekadnya smp langsung penjual COD, atau bawa mobil bak terbuka cr pangsa pasar sendiri.

 Menjadi PR besar untuk lebih memajukan usaha kecil menengah oleh pemerintah, dengan program pemerintah menambahi atau merivisi menjadi kebaikan buat murid dan orang tua. Semoga petani dan pertanian Indonesia akan semakin dilirik oleh pemerintah, tidak dianak tirikan!

Fb: levin lme
Tw: levinaika
Blog : levinayanti7@gmail.com

Komentar

Mimi Affandi mengatakan…
Antara sebel dan kasihan. Sebel karena buang-buang makanan, kasihan karena petani jadi korban :(

Postingan populer dari blog ini

Bersama BNI Mengwujudkan Mimpi Kami

Pertama Kali Mengenal BNI Masih tergiang diingatan saya 13 (tiga belas) tahun yang lalu kisaran tahun 2003, pertama kali mengenal BNI . Ketika itu awal saya menitik karir di Jakarta dan semangat luar biasa dalam bekerja menjadi pegawai kantoran. Ketika itu saya bekerja sebagai Sekretaris merangkap GA ( General Affair ) di PT. Batasa Capital.  Logo kedua BNI kapal layar (1988-2004)   Logo BNI di tahun 2004 hingga kini Kala itu saya dipercaya perusahaan untuk membantu mengurus pembukaan rekening perusahaan terdekat yang berlokasi disatu gedung kantor yang berlokasi di Chase Plaza Jl. Sudirman, Jakarta. Saat itu ada dua bank berdekatan, tentunya kami memilih BNI dengan komitmen tinggi membantu mobalisasi perusahaan. Wuah, pengalaman banget bagi saya dan masih terbayang momennya. Disambut senyuman dan keramahan seluruh pegawai BNI 46 . Hanya beberapa saat menunggu kami sudah langsung dilayani dan langsung memiliki dua account perusahaan dengan identitas ...

Manfaat Daun Sirih

Daun sirih jenis pohon menjalar yang sangat mudah perawatan dan ditanamnya.  Tidak asing lagi bagi siapapun apalagi yang menikmati manfaatnya. Ada baiknya setiap rumah memiliki tanaman berkhasiat ini. Sudah tidak asing lagi bagi penjaja jamu menyediakan air daun sirih untuk tambahan ramuan jamu godok yang berkhasiat sebagai antiseptik bagi tubuh ketika di minum,  termasuk untuk Ms. V (aurat perempuan remaja dan dewasa)  agar hygienies dan kesat terawat. Selain itu air rebusan daun sirih sangat bermanfaat lho untuk kesehatan mata. Jika ditelusuri lebih detail lagi para pakar kesehatan maupun dokter berbaik hati berbagi tip kesehatan mengkonsumsi pemakaian daun sirih. Kali ini sesuai dengan pengalaman pribadi saya biasa menggunakan daun sirih untuk pengobatan mata, keputihan, luka dan perawatan tubuh.  Dok.Pri: Tanaman sirih merambat di rumah Berikut saya sampaikan khasiatnya, termasuk yang saya rangkum dari konsumsi serta pemakaian juga informasi online dari...

Pendaftaran Ponpes Husnul Khotimah

Baru sempat dan mendapatkan mood berbagi kisah pendaftaran pesantren anak di tanggal 18 Desember, sayang dilewatkan momen ini buat saya pun dapat mengenangnya secara pribadi,. Semoga bermanfaat juga buat teman-teman pembaca. Mendapatkan informasi referensi dari teman guru IQRO untuk lanjutan SDIT anak di Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HAKA), awalnya ragu untuk maju mendaftar karena waktu yang sangat mepet hanya tersisa satu minggu lalu akan di tutup pendaftaran. Dengan di yakini oleh teman kedua teman guru Ibu Reni dan Ibu Iffah untuk perbaikan kualitas pendidikan anak dan menyerahkan kepada ahlinya, menjadikan saya berani meyakinkan suami untuk mendaftarkan anak pertama kami mendaftar dan ikut Tes PSB di HAKA. Dok.Pri: Lanika sedang berbaris persiapan upacara Putri kami tidak ingin pesantren sebelumnya, bila dengar kata pesantren yang ada dibenaknya adalah diasingkan dari keluarga, dikarenakan kesalahan cara penyampaian kami ketika emosi kepadanya jika dia nggak mau d...