Sobat pembaca, sebenarnya saya belum muslim banget. Tapi setidaknya saya pengin bantu teman yang mendekatkan diri dengan seseorang. Jadi deh, tanpa direkaya, ngalir ajah, bantu teman berta'aruf. Mencoba berbagi ilmu yang masih minim, sayang bila saya simpan sendiri. Saya juga belajar dari kawan muslimah yang lebih paham ta'aruf. Kebenaran punya teman lelaki yang masih single cukup dekat, teman ngobrol di kampus. Coba iseng di grup kampus, awalnya cuma iseng, nggak tahunya jadi serius. Tanya sama dia mau dikenalin sama teman perempuan apa nggak? ternyata dia setuju. Coba pendekatan dari hati ke teman perempuan saya, bicara nggak menyinggung dia, berusaha memahami kondisi masih kesendiriannya, bersyukur juga dia setuju. Dan dia anjurkan saya buat kontak teman dekat perempuannya, kebenaran dia pun teman saya, supaya saya pahami proses ta'aruf. Sebelum saya berbagi proses ta'aruf yang lebih detail, saya saat ini mau berbagi proses ta'aruf yang kami jalani bersama...
Memaknai hidup dengan tulisan