Tampilkan postingan dengan label Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guru. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 September 2021

Membedakan Penggunaan "Will dan Going to"

Daily English Chum 

Pastinya kamu sering menemukan kosa kata bahasa inggris beda kata tapi memiliki makna dan arti yang sama. 

Tetapi dalam penggunaannya tidak selalu sama. Seperti halnya, “Will dan Going to.” Karena keduanya memiliki arti yang sama “akan” tetapi apa yaa kira-kira perbedaannya? 

Kamu tidak perlu khawatir ataupun ragu dalam berbahasa inggris ketika menemukan kebingungan. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat dan pelajari bersama bagaimana cara memahami perbedaan dan cara membedakan kata tersebut bila digunakan dalam kalimat. 



"WILL"

Yuk, simak bersama perbedaannya: Dimulai dengan “WILL”, kata will lebih digunakan kepada kalimat tertulis atau ucapan yang spontanitas atau kesanggupan, beberapa kata tersebut memiliki makna dalam hal senanggupan, melakukan tindakan, sukarela, penolakan bisa juga kalimat ancaman. 

Untuk lebih jelasnya kita pisahkan secara terinci: 

1. Offer: Suatu tindakan sukarela dalam menawarkan diri atau meminta bantuan ataupun memberikan bantuan kepada orang lain. 

Contoh:    Will you help me to take that book, please? 
                 I will help you to cook All the fruits is straggle, I will help you to take it. 

2. Rapid Decision: Suatu keputusan yang diambil secara cepat dan spontan. 

Contoh:      It’s to cool. I will take the jacket My mother is thirsty. 
                   I think I will give her mineral water 

3. Threat: Digunakan untuk menyampaikan sebuah ancaman 

Contoh:    If you still play handphone, I will take it. 
                 You must to pay your debt. It’s will big interest fee 

 4. Promise: Menyampaikan atau menyatakan suatu janji. 

Contoh:      I will make gado-gado if you come. 
                   Don’t worry, I will pay all the bill 

5. Rapid Decision: Digunakan dalam menyampaikan keputusan yang diambil secara cepat atau spontan. 

Contoh:    I will clean up everything It’s rain. 
                 I will take the umbrella 

6. Refusal: Menyampaikan atau menyatakan sebuah penolakan

Contoh:      I will not (won’t) to watch that movie 
                   My father won’t to go in rainy day 

Tetapi Will dan Going to juga bisa digunakan dengan waktu bersamaan dalam satu kalimat sama, Kondisi umum yang mungkint terjadi di masa yang akan datang, bisa juga tebakan. Selanjutnya untuk membuat prediksi atau pemikirin (smart buddies). Dalam "Prediksi", biasanya subjek memiliki sedikit kontrol di masa depan.

contoh:

I think Yosi will be come late this afternoon
 
atau

I think Yosi is going to late this afternoon


I think Mr. Haryono will be  the headmaster 
atau
I think Mr. Haryono is going to be the headmaster


"GOING TO"


Selanjutnya, yuk kita bs daahan pelajari pada bagian penggunaan Going to dalam kalimat komunikasi dan tulisan. "Be Going to" yaitu berupa menyatakan suatu direncanakan. 

Kata ini digunakan oleh seseorang untuk mengatakan suatu ide rencana di masa depan. Dan, tidak terlalu mempedulikan bila rencana tersebut realitis atau tidak, terpenting direncanakan. 

Contoh dalam bentuk kalimat rencana realitis ataupun tidak:

My Aunt going to have doggy from Japan.
He is not going to buy motorcycle tomorrow

Contoh kalimat menunjukan tanda-tanda bahwa sesuatu akan terjadi:

Even she late, I believe she is going to come
The cloud is cloudy, I am sure is going to rain


Baiklah, saya sudahi latihan dan bahasan ini. 

Apakah kamu sudah bisa membedakan dan menggunakan kalimat yang berbeda untuk penjelasan Will dan Going to? No, worried! yuk di coba.

Dengan sering berlatih kita semakin bisa dan mahir berbahasa Inggris, sampai ketemu lagi dilain pembahasan.


 













Rabu, 04 Maret 2020

INOVASI BINTANG LIMA MERDEKA BELAJAR DARI UN MENJADI ASESMEN DAN SURVEY KARAKTER

Salam santun buat Bapak/Ibu pejuang anak masa sekolah 🤭, Berikut saya kutip Pesan Pak Nadiem perihal AKM (Assesmen Kompetensi Minumum) yaitu  perihal kemampuan siswa dalam menganalisa dan numerasi soal yang akan dikerjakan. Pak Menteri juga menjelaskan bahwa materi AKM ada dua yaitu literasi (baca-tulis) dan numerasi. “Literasi' bukan sekadar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta  kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan 'numerasi' adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Dia menekankan 'literasi' dan 'numerasi' bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid-murid menggunakan konsep itu untuk menganalisis sebuah materi. Bukan berdasarkan mata pelajaran lagi. 


Bukan berdasarkan penguasaan konten materi. Kabarnya sedikit banyak akan juga diperkenalkan sistem ASM ini ke siswa kelas 6 saat UN. gak perlu membayangkan mereka bakal kesulitan dengan program baru ASM, justru nantinya mereka bakal belajar terus untuk sistem analogical HOTS (high order thingking skill).

“Merdeka Belajar” menjadi tagline besar di puncak pidato menteri pada peringatan Hari Guru Nasional 2019. Pada pidatonya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Bapak Nadiem Makarim sampaikan gebrakan besar berupa “Merdeka Belajar”. Tujuannya berkaitan dengan keberhasilan pendidikan di Indonesia yaitu kemerdekaan belajar. Bapak Menteri dalam rapatnya di Rapat Koordinasi Bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kabupaten/Kota di Jakarta, 11 Desember 2019 lalu, mencanangkan kebijakan “Merdeka Belajar” kepada seluruh pihak di sekolah untuk jenjang sekolah dasar dan menengah berupa program merdeka belajar. Dari ke empat program tersebut erat kaitannya dengan Literasi Pendidikan, di antaranya:



1.    Program pergantian USBN menjadi Assesmen.

USBN membatasi gerak sekolah dalam mengeksplorasi sistem penilaian sekolah, maka perubahan hak penilaian di berikan oleh sekolah. Ujian dilakukan untuk menilai kompetensi siswa yaitu kemampuan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lain yang lebih luas dan lengkap atau bisa di bilang komprehensif. Contoh penilaian yang diambil bisa berupa dari tugas kelompok, karya tulis, diskusi otentik dan lainnya.



2.    UN di tahun 2021 di ganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan survey karakter.

Dikarenakan Ujian Negara (UN) lebih menekankan kepada kemampuan pengujian penguasaan konten bukan kompetensi penalaran, serta di anggap menjadi beban siswa, guru dan orangtua karena hanya berupa penilaian individunya saja, maka di tahun 2021 sebagai gantinya adalah AKM dan survey karakter.



3.    RPP di persingkat menjadi hanya 1 lembar.

Begitu banyaknya lembaran yang guru persiapkan hanya berupa formalitas laporan di atas kertas, menjadi bertambahnya beban guru dalam mempersiapkan



Ke empat Mengenai pengaturan Zonasi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang lebih Fleksibel. Pak Menteri menyampaikan jalur zonasi dapat menerima siswa minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, sedangkan jalur perpindahan maksimum 5 persen. Sedangkan jalur prestasi atau sisa lainnya 0-30 persen, disesuaikan dengan kondisi daerah, daerah berhak menentukan proporsi final dan menetapkan wilayah zonasi.


Sumber Informasi:
https://edukasi.kompas.com/read/2019/12/12/12591771/gebrakan-merdeka-belajar-berikut-4-penjelasan-mendikbud-nadiem?page=all


https://rifulhamidah.gurusiana.id/article/2020/2/menyoal-soal-akm-asesmen-kompetensi-minimum-258175

Jumat, 09 Agustus 2019

EDUTECH EXPO 2019 dan Pameran Pendidikan dari SMKN 63



Dok.pri: Pembukaan Seminar "Pemanfaatan Aplikasi Pendidikan di Era 4.0"



Sobat Blogger beberapa bulan lalu saya sempat memenuhi undangan perwakilan guru untuk menghadiri EDUTECH EXPO 2019, tepatnya di tanggal 14 - 17 Februari 2019. Senang bisa hadir di gala akbar pesta pendidikan dalam mendukung pendidikan generasi milenial Indoensia terselengarakan berkat dukungan besar Pustekkom Kemendikbud dengan bertajuk “Indonesia EDUTECH EXPO 2019’, belasan sekolah terpilih menjadi percontohan sekolah kreatif dan inovatif di era teknologi pendidikan 4.0 dengan menampilkan berbagai hasil karya siswa dari bidang dan jurusannya masing-masing. Mengamati stand-stand sekolah di Jakarta mewakili rasa takjub remaja jaman milenial yang hidup di era teknologi semakin pesat berkembang menjadi bagian dengan gaya hidup setiap orang. Dari sana kita bisa belajar bahwa remaja sekarang kreatif dan butuh wadah untuk menunjukan kemampuannya, bukan hanya di belakang layar hanya dengan belajar di atas kertas, tetapi mereka membutuhkan wadah untuk mempraktekan, mereka akan semakin eksoplorasi dengan kemampuannya masing-masing jika di arahkan. Saya sebagai guru tingkat SD cukup terpesona dengan kemampuan mereka dengan bimbingan guru-guru kreatif mengarahkan dan mereka semakin tunjukan kemampuannya dengan dukungan teknologi sebagai alat transformasi. Seperti saya lihat ada sekolah yang menunjukan kemampuannya membuat sepeda listrik, hasil karya jahitan modern, prakarya rumah tangga, seperti membuat tempat tissue, dan lainnya.

Dokpri: Dua siswa SMKN 63 yang berbagi pengalamaan tentang pemanfaatan edutech 


Paling gak kalah menariknya, sewaktu mampir di stand pojokan, ya, SMKN 63 Jakarta. Dari kejauhan terlihat berbagai tumbuhan hijau agroponic, sayuran, tamanan anggrek pupuk cair, jelly sampai serbuk sampai sudah berbentuk kemasan menjadi minuman racikan, minuman langsung minum, dan cemilan. Kerennya lagi mereka menampilkan hasil penemuannya berupa pot bibit tumbuhan yang di rawat dengan baik terlebih dahulu sebelum di tanam di media tanah, kemudian setelah waktu yang tepat tanaman tersebut di tanam bisa di tanam dengan potnya dan akan mengurai. Keren kan! Usaha siswa SMKN 63 memperkenalkan dengan nama biopot bersahabat. Idenya dari siswa, mereka  buat dari bahan pelepah siswa, penemuan luar biasa. Pelepah pisang yang sudah tidak terpakai dan di buang akan di ambil dengan kualitas terbaik supaya bisa menjadi wadah olahan terbaik.  

Dokpri: Hasil kerja Siswa SMKN 63 yang di perjual belikan di Koperasi sekolah

Asiknya lagi mereka upayakan usaha di kenal masyarakat umum dan adik-adik kecil dengan mengadakan paket agro wisata, info dari kakak-kakak stand sekolah memiliki kisaran 14 hektar lahan dan di sana terdapat sekolah dengan fasilitas area laboratorium, agropark, lokasi pemasaran dan tempat wisata siswa lainnya. Wah, jadi penasaran pengin berkunjung kesana. SMKN 63 mematahkan stigma tidak melulu belajar di kelas, tapi terpenting di butuhkan siswa aktif dan mengaktualisasikan kemampuannya, terutama yang suka sampai tercipta rasa cinta bercocok tanam untuk modalnya di masa depan dengan memiliki kemampuan wirausaha sejak dini. Salut dan semangat selalu berinovasi kakak-kakak dan guru hebat. Bagi sekolah minat berkunjung untuk mengadakan Field Trip AGROEDUWISATA #SMKN63JAKARTA siswanya bisa berkunjung langsung ke SMKN 63, di sana ada lahan pembelajaran untuk kunjungan pembelajaran. Bisa Kontak langsung ke HP: 0812 84693456 atau kontak IG: Atph_smkn63jkt atau klik di SINI

Dokpri: Saya dan kenalan baru Bu Guru SD


“Indonesia International Education & Training Expo (IIETE), ke- 28.’ bertujuan menginformasikan kepada genGenerasi muda milenial dalam pameran pendidikan tersebesar di Indonesia untuk generari milenial untuk semangat dan bersiap diri sambut generasi millennial era 4.0 dan terus nantinya berlanjut ke era 5.0, bukan hanya generasi muda siap, tetapi semua kalangan generasi yang saat ini mau tidak mau terus berlaju menanggapi dan mempelajari serta beradaptasi terus dengan era millennial 4.0, termasuk guru.

Dokpri: Gambaran Seminar 


Tuntutan jaman bukan hanya menuntun tetapi mendorong kita sebagai bagian dari generasi era milenial 4.0 untuk sigap, siap dan mau beradaptasi dengan perubahan. Banyak informasi dan gambaran yang disampaikan oleh pakar-pakar pembicara di bidang Teknologi menuntun kita untuk memahami perkembangan jaman, termasuk di antaranya.
Dalam dunia pendidikan, praktisi pendidikan pun sigap mempersiapkan diri untuk mengikuti perkembangan era millennial dengan mempersiapkan peserta didik dan pendidik untuk mengikuti pelatihan e-learning untuk mendukung perkembangan pendidikan era 4.0
Di sampaikan Pak Gogot Suharwoto sebagai Kepala Pustekkom Kemendikbud sampaikan di era berkembangnya revolusi industri 4.0 meski di ikuti dengan perkembanganya dalam dunia pendidikan untuk mengarahkan kepada perkembangan system ajar-dan mengajar. Secara dinamika perjalanan kemajuan jaman terus berjalan tentunya di butuhkan kemampuan generasi mengikuti perkembangannya.


Nah, yuk dengan begini kita juga turut siapkan diri untuk mengikuti perkembangan era millenial 4.0, Salam perubahan.

Dokpri: Argowisitas SMKN 63



Rabu, 23 November 2016

Posisi shaf sholat berjamaah rujukan Hadist

Teman-teman Mari Cek bersama Posisi Sholat Berjama'ahmu, saya dapat Dari BC WA.. Di hapus sayang.. Semoga bermanfaat.
Yuk belajar dan belajar
⚫= imam ikhwan/laki
= imam akhwat/wanita
⚪= makmum ikhwan
= makmum akhwat
▫/= makmum anak
*Berdua*         ⚫⚪
(Hadist Ibnu Abbas, HR. Bukhari)
                         ⚫
                         
(Hadist Anas, HR. Bukhari Muslim)
                         
(Hadist Ibnu Abbas, HR. Bukhari)
*Bertiga*           ⚫
                      ⚪⚪
(Hadist Jabir, HR. Ahmad)
                         ⚫⚪
                            
(HR. Ibnu Abbas & HR. Anas bin Malik)
                    
(Hadist Aisyah RA, HR. Baihaqi; Hakim; Daruquthni; Ibnu Abi Syaibah)
*Ramai*                ⚫
               ⚪⚪⚪⚪⚪
                     ⚪⚪⚪
                     
(HR. Abu Hurairah; Muslim)
          
          
(Hadist Aisyah RA dan Ummu Salamah RA; HR. Ibnu Abbas)
                            ⚫
                ⚪⚪⚪⚪⚪
          ▫⚪▫⚪▫⚪▫
          
(Ijma asy Syarhul mumti 'ala zadil mustaqni', Syekh Ibnu Utsaimin, IV:391)
atau                    ⚫
                ⚪⚪⚪⚪⚪
                ▫▫⚪⚪⚪
                
(HR. Muslim 122/399/400/432; Abu Daud 674; Nasa'i 806; At Tirmidzi 228; Ibnu Majah 803; Shahih At Thargib 511)
atau                    ⚫
                      ⚪⚪⚪
                      ▫▫▫
                      
                      
(Hadist Abu Malik Al-Asyari, HR. Ahmad)
________________
_"Sholatlah sebagaimana kalian melihat aku sholat...”_
(HR. Bukhari no.6705, Ad Darimi no.1225) Kitab 9 Imam.
Semoga bermanfaat.

Jumat, 13 Mei 2016

Harris J - You Are My Life |lagu dari Siswa



Liburan menikmati nyamannya di rumah, dapat kiriman syair dari siswa kelas 3 SD lewat WA. Dia, setiap kali saya ajak ngobrol personal matanya selalu berbinar, .. sambil saya bisikàn: "pasti bisa, kamu cerdas".Anaknya pemalu dan kurang PD. Indah banget syairnya: "Allah, you are my Life"....



Bahagianya dapat kiriman lagu ini. Anaknya pendiam, tapi butuh perhatian khusus. Terlihat sedikit minder. Dalam nilai pembelajaran, dia mengalami kekurangan. Tapi saya berusaha tidak hanya menilai dari nilai akademis di atas kertas saja. Saya berusaha pahami dari sikap danperilakunya dirumah. Bersyukur bundanya mengerti sewaktu dikomunikasikan kondisi putranya dikelas. Ternyata dengan kondisi kehilangan kakak nya, meninggal dan kondisi umi yang cukup sibuk mengurus lainnya, buat dia butuh perhatian. Semakin pembelajaran berlanjut, dia berusaha interaktif dan menyukai pelajaran Bahasa Inggris, dengan caranya. Satu di antaranya, ini dia! dia kirimin syair lagu tulisan tangannya. "You are my life".


Jadi buat penasaran, siapa sih Harris J. lagunya seperti apa? lanjut saya cari tahu by google. Dari informasi Harris J, sampai lagu-lagunya semalaman saya simak, dengerin dan pelajarin, alhamdulillah bisa jadi materi pelajaran tambahan buat saya untuk siswa kelas atas, kelas 5.Bisa jadi inspirasi remaja sekarang, untuk mencintai bakatnya dengan cara masing-masing. Bukan hanya nilai akademis yang menjadi sorotan Harris J. tapi nilai seni dan agamanya menjadi potensi ulungnya! bagus banget suara dan kemampuan agamanya. Kemampuan menghapal 10 juzz dan mencintai surat Ar Rahman, menjadi di antara bekalnya menjadi public figure dan pendorong semangat anak dan remaja. Well done! siswa nikmatin  pembelajaran hari ini dengan lagu-lagu yang mereka tahu dari Harris J.


Rabu, 27 April 2016

Hello Hello! | Kids Song |English Learning





♫ Hello, hello. [Wave one hand, then the other hand.]

Can you clap your hands? [Clap.]

Hello, hello.

Can you clap your hands?

Can you stretch up high? [Stretch towards the ceiling.]

Can you touch your toes? [Bend down and touch your toes.]

Can you turn around? [Turn around.]

Can you say, "Hello"? [Wave, then say, "Hello" to as many people as you can!]

Hello, hello.

Can you stamp your feet? [Stamp your feet.]

Hello, hello.

Can you stamp your feet?
image: http://static.urx.io/units/web/urx-unit-loader.gif



Can you stretch up high?

Can you touch your toes?

Can you turn around?

Can you say, "Hello"?

Hello, hello.

Can you clap your hands?

Hello, hello.

Can you stamp your feet. ♫
Read more at http://www.songlyrics.com/super-simple-learning/hello-hello!-lyrics/#JghIHtyAORkGzBsf.99

Kamis, 03 September 2015

Siswa SD Belajar Sambil Bermain

Mengajar siswa SD
Siswa maunya bukan di ajar tapi di ajak "sharing"...
Jaman waktu saya jadi siswa kalo waktu pelajaran harus fokus liatin gurunya terus, gerak ngak boleh kebanyakan... kalo nga kapur melayang atau berdiri dipojok hukuman. Setelah sekarang jadi guru berasa bedanya, mereka lebih kritis dan lebih sering kepoin guru. Sudah seharusnya mereka pun dihargai, Mereka juga anak-anak dan teman-teman saya.... sewaktu mengajar meski ada ucapan: "teman-teman, kalau nga diperhatiin guru meski bilang: mohon maaf, mohon perhatikan sebentar"... nah giliran bener-bener nga diperhatiin karena asik becanda or ngobrol...cara berikutnya cukup ajak mereka berinteraksi buat ikut pembelajaran.
Namanya anak-anak tetap anak-anak. Ada ajah mainan yang dimainin pas belajar, tapi setelah diperhatiin ternyata itu cara merekanya buat "senam otaknya" apalgi buat anak kinestetik alias yang ngak bisa diam,  saya nga akan hukum mereka buat berhentiin permainan or sita mainannya or sampai marahin dengan ucapan yang nga sebaiknya mereka terima. Selagi mainan itu tidak memiliki unsur berbahaya dan berpengaruh buruk. Cukup saya minta mereka buat fokus dulu ngerjain tugas atau perhatiin penjelasan... kalau udah selesai boleh mainin lagi yang penting nga ganggu temennya yang masih ngerjain tugas. Dengan jumlah kisaran 30 siswa dlm satu kelas masing" guru meski cerdas memodifikasi pembelajaran, buat anak nga bosan belajar selama kurun cukup yang cukup lama.
Ini gaya saya mengajar, cara ini ngak tiba-tiba saja saya terapkan kesiswa tetapi saya pelajari dahulu dari kawan-kawan guru dengan cara pengajarannya. Sejauh pelajari, cara saat ini yang menurut saya paling kompeten dikelas. Siswa menjadi ngak jenuh dengan pelajaran yang saya sampaikan.
Bersyukur ini pengaruh dengan nilainyang mereka terima, mereka jadi aktifndalam pembelajaran dan mau mengikutinya dengan hasil berupa nilai angka rata-rata lebih dari cukup. Alhamdulillah!