Langsung ke konten utama

Mimpi-mimpi Lanika

Dok. Pri: Lanika sama mama
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah.
Dok.Pri: Info peringkat kelas 4A
Lanika, si sulung yang luar biasa. Sosok Lanika seperti sahabat buat mamanya. Apa yang dirasakan ngak jauh dari isi hati mamanya. Masa-masa transisi dan proses pembelajaran saya, nga luput dari proses tumbuh kembangnya. Alhamdulillah dia semakin cerdas sebagai anak dan kakak. Lanika saat ini lebih paham yang namanya tanggung jawab dan cita-cita.
Berjalan waktu cita-citanya, dia jadi lebih sabar dalam prosesnya. Dia tahu arti kecewa dan usaha. Bersyukur saya sudah melepas tanggung jawab pelan-pelan dalam proses belajar. Dia sudah paham waktu belajar, waktu sholat sama latihan piano. Saya merasa terlalu jahat dan semakin buat dia tertekan kalo memaksakan, akhirnya semua saya serahkan prosesnya. Dia yang kelola waktunya dan tugas saya adalah ngingetin. Dia pengen dijadiin sahabat buat saya, dia pengen sharing bukan di perintah dan di adili, akhirnya saya berusaha selami baik-baik, dan pelan-pelan dari kesalahan saya terlalu menekan terus menerus.
Dok.Pri: Lanika dan teman-teman SDIT Gembira
Alhamdulillah Lanika bisa buktiin keinginannya, dia ingin nilai-nilainya stabil, kalo bisa peringkat 1. Saya ngak mau mendominasi keinginannya. Dia yang jalanin, saya cukup ingetin, "kalo nga dapat yang diinginkan jangan kecewa, karena Lani udah usaha". Dia ngerti maksud saya. Bersyukur, cita-citanya tercapai, dapat peringkat pertama kelas untuk penggambungan Nilai raport. Senangnya, dan kami pun bangga.

dok.pri: Nilai gabungan kelas 4A
Sayangnya kebahagian Lani, saya sama suami ngak ada disampingnya karena kuliah dan kerja. InsaaAllah kedepannya mama ada terus buat Lani, termasuk momen ini. Terpenting usaha dan doa.
Momen Lanika di atas panggung bersama teman dan adik kelas lainnya disekolah.

Makasih mama Athar buat photo-photo kerennya.


Dok.Pri by: mm Athar: Wisuda kelas 6 dan Peringkat kelas SDIT Gembira
Dok.pri: Lanika, Athar dan teman-teman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama BNI Mengwujudkan Mimpi Kami

Pertama Kali Mengenal BNI Masih tergiang diingatan saya 13 (tiga belas) tahun yang lalu kisaran tahun 2003, pertama kali mengenal BNI . Ketika itu awal saya menitik karir di Jakarta dan semangat luar biasa dalam bekerja menjadi pegawai kantoran. Ketika itu saya bekerja sebagai Sekretaris merangkap GA ( General Affair ) di PT. Batasa Capital.  Logo kedua BNI kapal layar (1988-2004)   Logo BNI di tahun 2004 hingga kini Kala itu saya dipercaya perusahaan untuk membantu mengurus pembukaan rekening perusahaan terdekat yang berlokasi disatu gedung kantor yang berlokasi di Chase Plaza Jl. Sudirman, Jakarta. Saat itu ada dua bank berdekatan, tentunya kami memilih BNI dengan komitmen tinggi membantu mobalisasi perusahaan. Wuah, pengalaman banget bagi saya dan masih terbayang momennya. Disambut senyuman dan keramahan seluruh pegawai BNI 46 . Hanya beberapa saat menunggu kami sudah langsung dilayani dan langsung memiliki dua account perusahaan dengan identitas ...

Manfaat Daun Sirih

Daun sirih jenis pohon menjalar yang sangat mudah perawatan dan ditanamnya.  Tidak asing lagi bagi siapapun apalagi yang menikmati manfaatnya. Ada baiknya setiap rumah memiliki tanaman berkhasiat ini. Sudah tidak asing lagi bagi penjaja jamu menyediakan air daun sirih untuk tambahan ramuan jamu godok yang berkhasiat sebagai antiseptik bagi tubuh ketika di minum,  termasuk untuk Ms. V (aurat perempuan remaja dan dewasa)  agar hygienies dan kesat terawat. Selain itu air rebusan daun sirih sangat bermanfaat lho untuk kesehatan mata. Jika ditelusuri lebih detail lagi para pakar kesehatan maupun dokter berbaik hati berbagi tip kesehatan mengkonsumsi pemakaian daun sirih. Kali ini sesuai dengan pengalaman pribadi saya biasa menggunakan daun sirih untuk pengobatan mata, keputihan, luka dan perawatan tubuh.  Dok.Pri: Tanaman sirih merambat di rumah Berikut saya sampaikan khasiatnya, termasuk yang saya rangkum dari konsumsi serta pemakaian juga informasi online dari...

Pendaftaran Ponpes Husnul Khotimah

Baru sempat dan mendapatkan mood berbagi kisah pendaftaran pesantren anak di tanggal 18 Desember, sayang dilewatkan momen ini buat saya pun dapat mengenangnya secara pribadi,. Semoga bermanfaat juga buat teman-teman pembaca. Mendapatkan informasi referensi dari teman guru IQRO untuk lanjutan SDIT anak di Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HAKA), awalnya ragu untuk maju mendaftar karena waktu yang sangat mepet hanya tersisa satu minggu lalu akan di tutup pendaftaran. Dengan di yakini oleh teman kedua teman guru Ibu Reni dan Ibu Iffah untuk perbaikan kualitas pendidikan anak dan menyerahkan kepada ahlinya, menjadikan saya berani meyakinkan suami untuk mendaftarkan anak pertama kami mendaftar dan ikut Tes PSB di HAKA. Dok.Pri: Lanika sedang berbaris persiapan upacara Putri kami tidak ingin pesantren sebelumnya, bila dengar kata pesantren yang ada dibenaknya adalah diasingkan dari keluarga, dikarenakan kesalahan cara penyampaian kami ketika emosi kepadanya jika dia nggak mau d...