Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Hujan bersama Aida

Hujannya deras dan cuaca yang gelap menghantarkan kabar pilu, teman anakku kabur dari rumah.... pergi membawa kesedihan yang ditahan berlarut-larut. Diantara kecewa dan pilu, dia lebih memilih berbagi bersama awan gelap dan tangisan hujan. Kekecewaannya terlalu mendalam, seorang bocah kelas 4 sd...sudah terlalu berat memikul kekecewaan bundanya yang acap kali mengeluh dan menekannya. Bukan hanya lontaran bicara, tapi amukan masa disampaikan didepan kawan sekolahnya, sebab bunda bila kecewa dibagikan kepada kawan sekolah Aida. Sebut saja namanya Aida, dia sama seperti gadis se usianya yang berkembang dengan rona manja dan rengekan. Tapi buat Aida rengekan tidk boleh berkepanjangan. Sudah sekian kali Lani bercerita tentang kawan sekolahnya, dari kekecewaan, perkelahian sampai pukulan bunda Aida yang dilakukan didepan umum lingkungan sekolah. Acap kali lani bercerita, aku seoerti merasakan kesedihan dan kecewanya. "Mah, Aida dibanting tadi! Aku lihat, teman-teman juga!" Bag...

Sholat tanpa dipaksa

"Bersyukur menjadikan banyak rejeki, berdoa adalah kunci ketenangan"... dua kalimat ini semakin saya pahami untuk bahagia kuncinya ikhlas, berdoa dan selalu bersyukur dalam hidup dikondisi suka maupun duka. Kejadian yang saya alami cukup menyita pikiran, sebelumnya susah banget mengajak apalagi meminta Lanika sholat, saya berharap supaya Lanika imannya dan akhlaknya akan lebih baik dari saya. Sering banget kalo sudah emosi naik, ucapan kasar yang ngk mestinya saya sampaikan, seperti:"buat apa belajar sholat kalo ngak sholat dirumah, nanti Allah marah"; kamu sudah bis sholat, kenapa ngak sholat?!" dan lainnya. Malah buat Lani malas sholat dengan bahasa saya menakuti kalo Allah galak seperti saya. Pernah juga sampai buat dia menangis. Pada akhirnya saya merenungi, apa yang saya perbuat sama Lani, buat dia semakin terkukung dengn kemauan, kemarahan, dan emosi saya. Ya, Allah...saya telah buat Lani tersiksa dengan cara saya. Saya hanya bisa mengadu, tapi...

Cerdas Bersama TIK

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi tidak pernah lepas dalam keseharian kegiatan ajar mengajar ditempat saya bekerja sebagai pendidik. TIK menjadi bagian utama yang sangat penting untuk kebutuhan proses pengajaran, karena dengan TIK kami dapat memberikan pengetahuan lebih kepada murid didik. Keseharian aktivitas dan sistem pengajaran kami berpola dari materi ( lesson plan ) yang dikembangkan dengan browsing, download dan review pengetahuan dan ilmu-ilmu pengajaran dari dalam dan luar negeri. Future Kid Jatibening Montessori School adalah sekolah untuk anak usia 2-5 tahun biasa kami dinamakan Kiddy dan Kidergarten School . Walaupun latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja tidak begitu menitik beratkan pada dunia sekolah, tetapi saya memiliki keyakinan dengan belajar dan rasa ingin tahu tinggi, saya pun dapat memiliki pengetahuan yang sama seperti pengajar umumnya meski memang dengan melewati proses pengalaman kerja terlebih dahulu serta melihat dan menga...