Sedari dulu telah kusadari kau bukanlah kestaria Seperti dalam cerita atau kisah romantisme Kau hanya bagian dari kisah kesedihanku Menghampiri, menghangatkan Membawa lilin pada relung hatiku Tanpa janji syahdu, meyakini bersama cahaya lembayu Hadir mu kala relungku lirih Berkata: “aku bersedia menemanimu dalam lirih lukamu!” Aach! Jalan ini terlalu panjang Kubawa berat beban dipundakku Ketika kutapaki jalan ini, begitu lelah Berat langkah dibawah terik matahari menengelamkan Tanpa lelah, kau usapkan deraian kesedihan Menompang kala semakin lirih bebanku Kau gapai:”sadarlah, buanglah masa lalumu!” Merangkul dengan kehangatan mentari senja Menjanjikan, mengantar jutaan bintang harapan bersama mimpiku “Sadarlah,!” hidup untuk saat ini Tinggalkan, hilangkan kesedihan dan lukamu Jangan biarkan selalu menganga Bersahabatlah dengan dirimu Meski dia bukan kstaria, tetapi kau adalah matahariku Menghapus berjuta kesedihan seperti bin...
Memaknai hidup dengan tulisan