Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

Diskusi Budaya Bersama Imam Shamsi Ali

Sahabat ummi, Sudah semestinya umat Islam di Indonesia berbangga hati sebagai umat Islam terbesar di dunia dengan jumlah penduduk mayoritas Islam. Memiliki tokoh pemuka agama Islam Imam Shamsi Ali, berdarah Makasar-Indonesia telah turut serta dalam membesarkan agama Islam dinegeri adidaya, Amerika Serikat. Negara yang terkenal dengan paham sekuler dan liberalisme, tetapi justru memberikan kebebasan seluruh penduduknya disana untuk saling berinteraksi dan kebebasan berekspresi serta mengemukakan pendapat tanpa kebablasan.  Tepat tadi siang pada pukul 14.00 wib, di selengarakannya acara Dialog Budaya oleh Kedutaan Amerika Serikat di Audiotarium Budaya @america, Pasific Place lt. 3, dengan menghadiri Imam besar Masjid di New York, Amerika Serikat yaitu Imam Shamsi Ali, berserta dua Diva pemuka agama Islam di Indonesia Aa Gym (Abdullah Gymnasiar) dan Ustadt Yusuf Mansyur. Diawali dengan penyampaian kata sambutan oleh Mr. Eric (perwakilan Kedutaan AS untuk Indonesi...

Nasib Tomat Garut Disepanjang Jalan

Nasib tomat dijalan Cikajang Garut, disepanjang jalan terbuang percuma. Menyedihkan! Menurut Fikka S. Pemilik photo yang melihat langsung kondisi dilapangan ternyata perilaku ini sengaja dilakukan oleh para petani perkebunan dalam mengahadapi kegalauan harga jual tomat yang jauh dibawah harga proses perkebunan. Untuk tomat ranum ini hanya di hargai Rp. 200perak/kg.  Sehingga hasil panen tomat sengaja dibuang oleh petani, atau dibagikan secara gratis. Para petani letih bercampur lelah dibawah terik matahari bercocok tanam, menanam benih sampai bertumbuh hingga berbuah menunggu panen, dan itu semua adalah proses waktu! Tapi pada kenyataannya keringat mereka hanya dihargai dengan nilai uang berjumlah perak bukan puluhan bahkan ratusan, buat perkilonya saja Rp. 200perak, tentunya petanilah yang menjadi korban! Pada umumnya harga tomat dipasaran atau diwarung biasanya dijual dengan harga Rp. 1000/butir, menyedihkan. Masalah yang muncul dilapangan hasil panen petani di Indonesia dilimp...

Diskusi Budaya Islam di AS Bersama Imam Shamsi Ali, berserta Ustadt Aa Gym dan Ustadt Yusuf Mansyur

Diskusi Budaya Tentang Islam di Amerika Bersama Imam Shamsi Ali, berserta Ustadt Aa Gym dan Ustadt Yusuf Mansyur Sudah semestinya umat Islam di Indoensia berbangga hati sebagai umat Islam terbesar didunia dengan jumlah penduduk mayoritas Islam, memiliki tokoh pemuka agama Islam berdarah Makasar-Indonesia telah turut serta dalam membesarkan agama Islam dinegeri adidaya, Amerika Serikat. Negara yang terkenal dengan paham sekuler dan liberalisme, tetapi justru memberikan kebebasan seluruh penduduknya disana untuk saling berinteraksi dan kebebasan berekspresi serta mengemukakan pendapat tanpa kebablasan. Tepat tadi siang pada pukul 14.00wib, di selengarakannya acara Dialog Budaya oleh Kedutaan Amerika Serikat yang bertempat di Audiotarium Budaya @america, Pasific Place lt. 3, dengan menghadiri Imam besar Masjid di New York, Amerika Serikat yaitu Imam Shamsi Ali, berserta dua Diva pemuka agama Islam di Indonesia Aa Gym (Abdullah Gymnasiar) dan Ustadt Yusuf Mansyur. Diawali dengan penya...

Bersama BNI Mengwujudkan Mimpi Kami

Pertama Kali Mengenal BNI Masih tergiang diingatan saya 13 (tiga belas) tahun yang lalu kisaran tahun 2003, pertama kali mengenal BNI . Ketika itu awal saya menitik karir di Jakarta dan semangat luar biasa dalam bekerja menjadi pegawai kantoran. Ketika itu saya bekerja sebagai Sekretaris merangkap GA ( General Affair ) di PT. Batasa Capital.  Logo kedua BNI kapal layar (1988-2004)   Logo BNI di tahun 2004 hingga kini Kala itu saya dipercaya perusahaan untuk membantu mengurus pembukaan rekening perusahaan terdekat yang berlokasi disatu gedung kantor yang berlokasi di Chase Plaza Jl. Sudirman, Jakarta. Saat itu ada dua bank berdekatan, tentunya kami memilih BNI dengan komitmen tinggi membantu mobalisasi perusahaan. Wuah, pengalaman banget bagi saya dan masih terbayang momennya. Disambut senyuman dan keramahan seluruh pegawai BNI 46 . Hanya beberapa saat menunggu kami sudah langsung dilayani dan langsung memiliki dua account perusahaan dengan identitas ...

Bahaya Luka Di Puting Payudara

doc.pri: kondisi kakak tenang Menghela napas panjang aku melihat kakak berbaring dengan tenang, tentang menunggu dalam waktu hitungan setengah jam jelang operasi.  Aku hanya menjadi saksi kekuatan kakakku, entahlah untuk kesekian kalinya. Begitu tegar dia! Membuat airmata ini tak kuat mengalir deras dikala kakak memejamkan tertidur tenang. Perempuan, dituntut untuk kuat. Tegar menghadapi segala masalah hidup, dan aku pun belajar dari kakakku, begitu tegarnya dia menghadapi masalah hidup. Kini hari ini, saat ini kakak berbaring diruang 3005 RS. Siloam Semanggi, Jakarta. Tempat yang ngak pernah diharapin buat bermalam, bermala bersama beberapa pasien kanker payudara lainnya. Tth Kiki ngak pernah menyangka ini terjadi, begitupun aku! "Tuhan maha tahu kekuatanmu... Allah berikan kasihNya lewat hantaran penyakit yg akan di angkat dengan cintaNya... Cepat Pulih, kakakku".  Berawal kisaran 5 tahun lalu bersama lahirnya buah hati kakak, bayi mungil ganteng bernama ...