Langsung ke konten utama

Vaksin Minighitis dan Influenza Jelang Umroh

Suasana awal penyimpanan berkas
Dapat kabar tempat vaksin suntik Minighitis di Rs. Haji Pondok Gede sudah tutup jadi agak sulit buat saya yang berlokasi di area Pondok Gede untuk cari tempat vaksinasi lainnya. Dua tahun lalu saya berkesempatan umroh bersama teman-teman, dan kali ini InsyaaAllah di Desember akan datang kembali saya bersama kembali diberikan kesempatan umroh akhir tahun masehi, semoga lancar dan diberi kemudahan aamiin.

Sebelumnya, dulu suntik di Rs. Haji Pondok Gede terasa banget nyamannya meski suntik dihari Sabtu antrian tidak begitu padat, dan ngak diburu-buru berangkat shubuh. Tapi kali ini saya meski cari informasi dahulu untuk tempat mana yang paling nyaman buat kami kesana. Mendengar informasi dari teman dan baca di blogger serta internet, kalau di Bandara halim itu padat banget meski jam 4 shubuh.. waoow, ngak sanggup! Setelah saya dan suami diskusikan, keputusan vaksin di Bandara Soekarno, katanya lebih nyaman meski padat tapi antrian jujur tidak ada sela dan mengambil tiket titipan. 


Syarat Vaksin
Alhamdulillah sampai dilokasi, tepatnya samping persis Masjid Bandara Soeta ada Klinik Bandara kami tiba kisaran jam 5.35 wib. Suasana masih sepi. Didalam masih kisaran belasan pengunjung sudah tiba untuk vaksin. Kondisinya saya ditinggal suami yang meski meluncur balik ke Bandara Halim untuk rapat dan tiba kembali jam 9.00wib. Cukup bingung sendirian, bersyukur saya tipe paling cepat nanya kalaunsudah bingung. Ada ibu-ibu saya tanya apa yang meski saya lalukan, "meski masukin berkas sama formulir!" Waduh, formulir cuma tinggal satu dari ibu yang didapat dari travel agentnya, siapa duluan ya, suami apa saya? Kembali saya tanya Bapak lain, alhamdulillah formulir tersedia disana. Aman! Masih pagi lebih nyaman. Terpaksa saya palsuin tanda tangan suami, daripada nunggu datang antrian ditutup atau kesorean pulangnya.
Apa saja persyaratan untuk Vaksin, ini infonya:
1. Copi Ktp, 1 lembar
2. Copy passport, 1 lembar
3. Pas photo, uk. 3x4, 1lembar

Lanjut mengisi formulir standar informasinyang berhubungan dengan data diri sama tanggal keberangkatan. Supaya dapat cepat dapat antrian langsung masukin formulir yang sudah distaples sama persyaratannya ke dalam kotak yang tersedia didepat loket, jangan ditahan ya... nanti ngak dapat nomor!

lebih pagi lebih baik, sepi euy...
Berikutnya biaya vaksin minighitisnya Rp. 305.000.- (sudah termasuk keseluruhan biaya administrasi) dibayar setelah cek kesehatan. untuk yang mau ditambah vaksin influenza Rp. 170.000.- dibayar setelah penyuntikan.

Antrian dilayanin sampai formulir habis kisaran 200 s/d 300 kisaran jam 9.00wib antrian sudah ditutup atau formulir habis. 

Buru-buru jalan jadi ngak sempat beli sarapan, jangan khawatir disana ada kantin. Sempat terpisah nomor antrian, eeh ternyata si ayah malah duluan disuntik sampai selesai dapat kartu kuning... hehehe bisa ajah ya.

Selesai sudah, kartu kuning ditangan diham 10.40 wib... buat teman-temanyang ingin tahu tempat mana lagi yang bisa untuk vaksin bisa sambil searching di google.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama BNI Mengwujudkan Mimpi Kami

Pertama Kali Mengenal BNI Masih tergiang diingatan saya 13 (tiga belas) tahun yang lalu kisaran tahun 2003, pertama kali mengenal BNI . Ketika itu awal saya menitik karir di Jakarta dan semangat luar biasa dalam bekerja menjadi pegawai kantoran. Ketika itu saya bekerja sebagai Sekretaris merangkap GA ( General Affair ) di PT. Batasa Capital.  Logo kedua BNI kapal layar (1988-2004)   Logo BNI di tahun 2004 hingga kini Kala itu saya dipercaya perusahaan untuk membantu mengurus pembukaan rekening perusahaan terdekat yang berlokasi disatu gedung kantor yang berlokasi di Chase Plaza Jl. Sudirman, Jakarta. Saat itu ada dua bank berdekatan, tentunya kami memilih BNI dengan komitmen tinggi membantu mobalisasi perusahaan. Wuah, pengalaman banget bagi saya dan masih terbayang momennya. Disambut senyuman dan keramahan seluruh pegawai BNI 46 . Hanya beberapa saat menunggu kami sudah langsung dilayani dan langsung memiliki dua account perusahaan dengan identitas ...

Manfaat Daun Sirih

Daun sirih jenis pohon menjalar yang sangat mudah perawatan dan ditanamnya.  Tidak asing lagi bagi siapapun apalagi yang menikmati manfaatnya. Ada baiknya setiap rumah memiliki tanaman berkhasiat ini. Sudah tidak asing lagi bagi penjaja jamu menyediakan air daun sirih untuk tambahan ramuan jamu godok yang berkhasiat sebagai antiseptik bagi tubuh ketika di minum,  termasuk untuk Ms. V (aurat perempuan remaja dan dewasa)  agar hygienies dan kesat terawat. Selain itu air rebusan daun sirih sangat bermanfaat lho untuk kesehatan mata. Jika ditelusuri lebih detail lagi para pakar kesehatan maupun dokter berbaik hati berbagi tip kesehatan mengkonsumsi pemakaian daun sirih. Kali ini sesuai dengan pengalaman pribadi saya biasa menggunakan daun sirih untuk pengobatan mata, keputihan, luka dan perawatan tubuh.  Dok.Pri: Tanaman sirih merambat di rumah Berikut saya sampaikan khasiatnya, termasuk yang saya rangkum dari konsumsi serta pemakaian juga informasi online dari...

Pendaftaran Ponpes Husnul Khotimah

Baru sempat dan mendapatkan mood berbagi kisah pendaftaran pesantren anak di tanggal 18 Desember, sayang dilewatkan momen ini buat saya pun dapat mengenangnya secara pribadi,. Semoga bermanfaat juga buat teman-teman pembaca. Mendapatkan informasi referensi dari teman guru IQRO untuk lanjutan SDIT anak di Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HAKA), awalnya ragu untuk maju mendaftar karena waktu yang sangat mepet hanya tersisa satu minggu lalu akan di tutup pendaftaran. Dengan di yakini oleh teman kedua teman guru Ibu Reni dan Ibu Iffah untuk perbaikan kualitas pendidikan anak dan menyerahkan kepada ahlinya, menjadikan saya berani meyakinkan suami untuk mendaftarkan anak pertama kami mendaftar dan ikut Tes PSB di HAKA. Dok.Pri: Lanika sedang berbaris persiapan upacara Putri kami tidak ingin pesantren sebelumnya, bila dengar kata pesantren yang ada dibenaknya adalah diasingkan dari keluarga, dikarenakan kesalahan cara penyampaian kami ketika emosi kepadanya jika dia nggak mau d...